Tampilkan postingan dengan label Newflash. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Newflash. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 November 2014

Uang NKRI yang Merepotkan

Sepulang praktek aku menyempatkan mampir mesin ATM A buat ambil uang buat dipindahin ke bank B via setoran tunai.

Setelah uang keluar dr mesin ATM dan masih hangat hangatnya aku menuju ke mesin setoran tunai B yang berjarak tidak lebih dr 5 menit perjalanan.

Setoran pertama lancar. Segepok uang masuk semua tanpa ada yang dikembalikan. Saat gepokan selanjutnya mau dimasukkan ada beberapa lembar uang yang di "reject"ma tu mesin sebanyak 6 lembar uang 100ribuan. Emang sih ada yg tertekuk. Setelah aku rapiin aku masukin lagi uang tadi.  Eh gak lama, tetep aja ada uang yang dilepeh lagi. Padahal uang tadi dalam kondisi bagus sehat walafiat. 

Coba lagi.  Gagal lagi.

Nah mulai su'udzon nih. Jangan-jangan ini uang palsu.  Tapi kok bisa yeah padahal tuh uang gress dari atm A. Memang sih aku perhatikan ada yang berbeda dari uang itu. Ada blok warna kuning di ujung atas bawah ujung sebelah kanan uang.

Aku pulang dengan gontai.

Di rumah aku langsung searching: bagaimana yang harus dilakukan bila mendapat uang palsu. Itu keywords ku.Hampir semua sumber mengatakan klo dapet uang palsu yang harus dilakukan adalah melaporkan ke kantor polisi atau ke Bank Indonesia. Tapi intinya adalah tidak akan mendapat pengganti dari uang palsu tersebut.

Lemes.

Lanjut pencarian kedua dengan keywords berbeda : uang edisi 2014. Karena aku lihat uang yang dicurigai palsu itu ternyata edisi 2014. Hasil mbah gugel mengatakan ternyata emang baru saja diluncurkan 17 Agustus 2014 lalu, uang pecahan 100ribu yang jumlahnya terbatas yakni 40juta lembar saja.

Sedikit ada harapan.

Mulai mengetik keywords ketiga : uang nkri + setoran tunai. Hasilnya cukup melegakan. Ada beberapa berita media popular dan beberapa curhatan di WordPress yang mengatakan kalau mesin setoran tunai memang belum mengenali uang edisi baru tadi. Semoga memang ini alasan uang ku direject dan bukan karena apes dapet uang palsu dari atm.

Kamis, 15 Agustus 2013

Ceritaku Memperpanjang Paspor

Latar Belakang dan Permasalahan
Enam tahun yang lalu aku udah pernah buat paspor, yang artinya sudah expired dari satu tahun yang lalu. Paspor hijau yang dibuat dalam rangka mau umroh, dulu dibuat dengan sangat mudah. Mudah karena aku taunya datang hanya untuk difoto dan diambil sidik jari. Entah metode apa yang dipakai dulu aku tidak menanyakan karena masih tergolong imut belia. Tapi sekarang saat paspor sudah kadaluarsa padahal berancana gak jelas mau ke luar negeri, dan hidup gak semudah saat masih di bawah ketiak orang tua, aku mulai mencari tahu cara membuat/memperpanjang paspor. Searching engine bekerja.

Metode
Aku memutuskan memperpanjang paspor via online karena aku cuma perlu datang 2x. Kalau cara purbakala biasa, butuh datang 3x. Ada 4 dokumen wajib yang dibutuhkan, yaitu KTP, Kartu Keluarga, Akte Lahir/Ijazah/Surat Nikah, dan surat rekomendasi dari instansi. Dan karena aku perpanjangan paspor aku jaga butuh membawa paspor lamaku. Setelah berburu dokumen yang dibutuhkan, aku mengikuti prosedur mendaftar online. Upload satu-satu dokumen yang dibutuhkan. Lengkapnya tengok langsung di sini.

Pembahasan
Datanglah aku di hari yang ditentukan. Sesuai pesan para blogger pemburu paspor yang berbagi kisahnya, aku datang lebih awal, sebelum kantor imigrasi (kanim) buka. Pukul 07.30 mobil putihku sudah manis parkir di halaman kanim. Menunggu di dalam mobil, aku mengamati situasi dari kaca spion. Jam sudah bergerak mendekati pukul 8, para pemburu paspor sedikit mulai membanyak. Saat pintu kanim bergerak membuka, aku dengan sigap keluar dari mobil. 

Sekarang aku menjelaskan hal yang aku alami selaku pendaftar online ya. Tahap awal begitu masuk langsung tengok ke kiri, di situ ada petugas yang membagi formulir dalam map kuning secara GRATIS.  Si petugas itu yang ngasih tau, habis ngisi formulir tidak perlu mengambil nomer antrian, karena nomer antrian hanya untuk pendaftar non-online. Aku mengisi formulir di tempat yang disediakan. Isi formulir kurang lebih sama dengan pertanyaan yang kita isi saat mendaftar online. Jangan lupa bawa bolpen sendiri ya. Jangan kayak mas-mas sebelahku yang melompong karena ga kebagian bolpen.

Setelah selesai, cari tempat duduk sedekat mungkin di loket dua, karena gak ada nomer antrian jadi malah antri manual. Saat itu di depanku masih ada bapak-bapak yang sedang dilayani di loket dua. Di loket dua itu tahapan verifikasi dokumen. Kita menyerahkan fotocopy dan dicocokkan dengan dokumen yang asli. Nah bapak di depanku tadi nampaknya kesulitan, karena dari pendengaranku si bapak gak bawa KTP asli dengan alasan ketinggalan di tempat foto copy saat sedang scan dokumen. Tapi rasanya akting si bapak tergolong buruk, jadilah dia ga dilolosin n disuruh kembali lagi di hari lain. 

Saat giliranku aku sebenarnya cukup was-was secara ada satu dokumen yang aku ga bawa asli, yaitu KK. Petugas yang melayaniku adalah seorang pria muda rapi, ramah, dan sopan. Dia membaca surat rekomendasiku. Dia cukup surprised begitu tahu aku sedang mengambil program spesialis terus lihat umurku yang dianggap muda. Ternyata dia punya kenalan yang sedang coass di FKG dan belum lulus. Dia melanjutkan pertanyaan mau kemana dan tujuan  apa. Aku jawab ke Turki dan mau honey moon padahal belum jelas juga. Di sini hubungan aku dan petugas terkoneksi cukup baik. 

Dan mulailah dia mencari dokumen asli KK. Aku menjawab apa adanya KKnya hilang, nyelip di rumah. Dia langsung menjawab kalau gitu belum bisa diproses paspornya karena KK syarat mutlak, kalau hilang aku diminta mengurus surat kehilangan di kepolisian, atau kalau nyelip mungkin bisa ke notaris untuk legalisir, atau buat baru ikut KK suami. Mulailah aku nyerocos apa adanya, pengantin baru belum sempet ngapa2in, belum sempat mengurus dokumen2 resmi, dan lain2. Sang petugas awalnya diam saja dan tampak sibuk dengan dokumenku, n ujung-ujungnya mengecap dokumen. Aku komat kamit berdoa semoga dilembutkan hati si petugas tadi buat meloloskan aku, si pengantin baru yang kehilangan KK. Terus dia bergumam, "ya sebenarnya data mbak sudah cukup jelas dan sesuai antar dokumen, mbak juga sudah pernah membuat paspor sebelumnya". Dan Alhamdulillah, dengan cool si petugas tadi memberiku tanda terima permohonan, yang artinya aku lolos tahap verivikasi data. Alhamdulillaah. Terima kasih atas bantuannya. 

Selanjutnya aku baru ke tempat minta nomer antrian untuk pembayaran. Pas itu aku langsung teringat kalau aku belum ambil uang. Waduuuuuuuh. Tapi untunglah malam sebelumnya aku baru naruh sejumlah uang di dompet, aku hitung dan tampaknya cukup. Sekarang menunggu di loket 4, yaitu bagian kasir. Paspor 48 halaman dikenai 255 ribu rupiah. Yeay cukup duitku!

Setelah itu menunggu dipanggil nama untuk masuk ke loket foto. Saat giliranku, aku diminta melepas kacamata, menempatkan rambut di belakang telinga supaya telinga nampak, poni disibakkan karena dahi harus terlihat. Tak lupa aku tersenyum kecut. JEPREEEET.

Petugasnya lalu bertanya ke aku, "seperti ini cukup gak?" sambil nglihatin monitor yang udah ada fotoku tersenyum kecut. Waw aku heran dia menawarkan seperti itu, setauku kalau foto ya udah, gak akan ada kesempatan kedua, kalau jelek, ya jelek aja selama 5 tahun foto itu terpampang di paspor. Hahahaha. Aku lihat hasil fotoku, ya ternyata jelek sesuai perkiraan, rambut acak adut, tapi at least senyum kecutku lumayan manis, jadilah aku acc aja. Pantesan di luar ada mbak-mbak full make-up dengan niatan cantik pas foto. Harusnya natural ajah, kayak aku dan rambut singaku.

Kemudian menunggu antrian wawancara. Saat dipanggil, aku berhadapan dengan 2 bapk-bapak. Terjadilah perbincangan profesiku sebagai dokter gigi. Dan malah berlanjut sesi konsultasi pergigian. Untuk masalah paspor, aku cuma ditanyai tentang mau kemana dan tujuan apa. Alhamdulillah urusanku dimudahkan. Aku diberi tanda terima yang digunakan saat mengambil paspor 5 hari lagi.

Saat mau keluar gedung aku melirik jam. Total waktu yang kuperlukan untuk prosedur ini hanyalah 1 jam 45 menit. Tak lupa aku mengucapkan syukur.

Kesimpulan
1. Prosedur membuat/memperpanjang paspor cukup mudah asalkan kita mempunyai dokumen yang lengkap.
2. Tidak tampak ada pungli dalam prosedur ini. Map kuning gratis dan tidak tampak ada dalih menjual cover paspor. Biaya yang ada sesuai dengan yang tertera di website resmi.
3. Birokrasi yang kekeluargaan.

Cerita ini terjadi di KANTOR IMIGRASI I YOGYAKARTA, JL. SOLO KM.10

TAGS : cara membuat paspor, cara memperpanjang paspor, kanim yogyakarta, jogja



Jumat, 15 Februari 2013

Cantik dan Operasi Plastik di Korea Selatan [Bagian 1 : MATA]

KENAPA ORANG KOREA GEMAR MELAKUKAN OPERASI PLASTIK

Orang Korea sebenarnya dianugerahi tubuh yang tinggi, warna kulit yang cerah dan halus, tapi mereka juga dikenal dengan mata yang sipit, bentuk wajah kotak dan tulang pipi menonjol. Definisi "cantik" bagi orang Korea memang tinggi. Terpengaruh budaya barat, definini cantik dilihat dari tubuh semampai, hidung mancung, kulit putih, mata besar, dahi bervolume dan dagu lancip (V-line).

Rasa minder saat bersosialisasi membuat warga Korea mencari jalan keluar yang cepat demi  memperbaiki kekurangan. Mereka percaya kesan pertama sangat penting dalam mencari pekerjaan atau dalam menghadiri acara tertentu yang melibatkan pertemuan orang banyak. Selain itu mereka mempunyai sifat kompetitif yang tinggi, dilihat dari sistem pendidikan mereka yang penuh tuntutan. Sifat kompetitif ini yang membuat warga Korea rela melakukan apapun bahkan prosedur ekstrim untuk mendapatkan kecantikan yang mereka inginkan. Warga Korea Selatan termasuk ratio warga dunia yang paling tinggi untuk urusan bedah kosmetik / operasi plastik.



Dorongan bedah plastik juga muncul dari para orang tua di Korea. Desakan itu mereka lakukan karena ingin wajah anaknya bisa menyerupai artis dan aktor yang sering mereka lihat di televisi. Hal tersebut disampaikan dalam buku “What’s good about Korea, Marteen?” yang ditulis oleh Marteen Meijer, warga Belanda yang lama tingggal di Korea. Dalam bukunya Marteen menjelaskan, para orang tua di Korea Selatan menyadari pentingnya menjaga dan merawat penampilan sang anak di tengah masyarakat yang amat mementingkan penampilan luar. Oleh karena itu, tidak heran jika ada anak usia belasan tahun sudah diantar orang tuanya ke klinik operasi plastik. Mereka lebih bangga jika anak mereka unggul secara fisik dengan teman-temannya bahkan saudara mereka sendiri.

Di tahun 2011, hasil survey membuktikan 75% dari 5 ribu anak di bawah usia 18 tahun di Korea Selatan bersedia melakukan operasi jika diberikan kesempatan. Sampai saat ini pun jumlah konsumen operasi plastik, baik remaja atau paruh baya terus meningkat. Hasil survey informal di tahun 2003 menunjukkan 46% warga Seoul mengaku wajahnya sudah dioperasi plastik. Banyak yang mengatakan operasi di Korea sudah bukan lagi menjadi tren namun telah berubah menjadi budaya. Klinik-klinik operasi plastik bertebaran di Korea, terutama di distrik Gangnam, Korea Selatan. Di distrik Gangnam ini terdapat 90% dari 300-an klinik operasi plastik di Korea Selatan. Jika dibandingkan Negara lain, operasi plastik di Korea terhitung lebih murah 50% dari standar harga yang telah ditentukan. Devisa Korea juga berasal dari bisnis daerah wisata operasi plastik. Tiap orang di penjuru dunia datang ke Korea tiap tahunnya sekitar 2000 orang untuk melakukan operasi plastik, dan jumlah ini meningkat per tahunnya.



Operasi plastik yang populer dilakukan warga Korea adalah operasi untuk mempermak mata, hidung, dan bentuk wajah :

1. MATA

Persepsi akan mata yang indah adalah bentuk mata yang menunjukkan kecerahan mata. Dalam hal ini, adanya lipatan kelopak mata secara subyektif mencirikan seolah mata memiliki bukaan yang masih bisa lebih lebar. Warga Korea yang terlahir tidak mempunyai lipatan kelopak mata ataupun memiliki lipatan kelopak mata namun tersamar oleh bangunan lemak kelopak matanya ingin melakukan operasi plastik pada daerah mata tersebut.

a. East asian blepharoplasty/ double eyelid surgery

Merupakan tipe bedah kosmetik dimana kulit di sekitar mata dibentuk ulang (blepharoplasty). Tujuannya adalah untuk menciptakan lipatan kelopak mata atas yang awalnya tidak memiliki lipatan kelopak mata. Beberapa metode dapat digunakan untuk menciptakan lipatan kelopak mata, yaitu teknik insisi penuh, insisi sebagian, atau tanpa insisi.












b. Epichantoplasty
Epichanthoplasty merupakan prosedur untuk menghilangkan epichantal fold dan sering dilakukan bersamaan dengan asian blepharoplasty. Epichantal fold adalah selaput tipis kulit yang menutupi sudut mata dekat hidung, sering dimiliki oleh orang asia. Selaput ini bervariasi dari yang tidak begitu tampak hingga tampak jelas. Tipe epichantal fold (minimal-moderate-prominent):
 

Terdapat 2 jenis epicanthoplasty yaitu medial epicanthoplasty dan lateral epicanthoplasty. Medial epicanthoplasty adalah prosedur bedah dengan tujuan menghasilkan mata yang tampak lebar dan tajam dengan menghilangkan epichantal fold di bagian medial.








  
Postingan selanjutnya :
OPLAS HIDUNG

Gambar diambil dari web klinik oplas di korea